Kelompok Wanita Tani Ngudi Pangan Diincar Golkar
![]() |
| Slamet, S.Pd. MM, di pekranan KWT |
GUNUNGKIDUL, Senin, 19/11/2018, -Tigapuluh lima (35) anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Pangan, 17 September silam berkumpul di kompleks Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) Desa Pengkol, Kecamatan Nglipar. Mereka dinilai dalam hal ketramplian menanam sayuran dalam pot.
Penyelenggara lomba bukan pemerintah,
melainkan lembaga politik. Slamet, S.Pd. MM atas nama kader Golkar
mendorong KWT agar memanfaatkan lahan pekarangan
serta teras rumah untuk mencukupi kebutuhan dapur.
“Ada perangsang atau hadiah bagi ibu-ibu yang
hebat dalam mengelola pekarangan,” ujar Slamet, (19/11).
Sumarni, salah satu anggota KWT Ngudi Pangan
menyatakan, gerakan penanaman sayuran dalam pot / polybag karena didasari ada kebutuhan dapur yang mendesak.
Tigapuluh lima anggota KWT, menurut Sumarni
mulai menanam aneka sayuran 7 Agustus
silam. Saat ini tanaman tersebut telah membuahkan hasil.
“Bisa mengurangi pengeluaran belanja dapur”
ujarnya.
Jenis sayuran yang ditanan, menurutnya, menyesuaikan
kebutuhan. Dia menyebut contoh: cabe rawit, tomat, terong, pare, dan
sejenisnya.
Sumarni menambahkan, KWT Ngudi Pangan bekerjasama
dengan kelompok UPPO, yang memperoleh bantuan dari Kementrian Pertanian,
melalui Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto.
“Benar, kala itu beliau masih berada di fraksi
Golkar,” timpal Slamet S.Pd. MM.

Komentar
Posting Komentar